TANDA-TANDA HARI KIAMAT; Hilangnya Orang Sholeh, Al-Quran dan Islam

Penulis Lukman Hakim Zuhdi

Islam, Al-Quran dan orang-orang sholeh adalah rangkaian yang tidak bisa dipisahkan. Ketiganya akan hilang sebagai tanda semakin mendekatnya hari kiamat. Kehidupan manusia pun kelak benar-benar bebas.

Ketika penulis masih berusia 14 tahun, para orang tua yang tinggal di kampung kerap berujar sewaktu ada orang sholeh yang meninggal dunia. Katagori orang sholeh dalam pandangan mereka adalah ulama besar yang ahli dalam segala bidang ilmu  agama dan memiliki pengaruh kuat dalam kehidupan masyarakat. Tanda-tanda akhir zaman sudah mulai bermunculan satu per satu, begitu kata mereka. Bila disimak sepintas, ada benarnya ucapan mereka. Baca lebih lanjut

Kisah Nabi Isa ‘alaihis salam; Nabi yang Lahir di Bawah Pohon Kurma

Penutur Ulang Lukman Hakim Zuhdi

Seorang nabi sekaligus manusia pertama di dunia, yakni Nabi Adam ’alaihis salam, muncul ke alam ini tanpa melalui proses kelahiran sebagaimana lazimnya. Ia tidak memiliki Bapak dan Ibu. Demikian pula keberadaan istri Nabi Adam, yaitu Siti Hawa, yang diciptakan dari tulang rusuk Nabi Adam. Allah SWT kembali menunjukkan kekuasaan-Nya melalui lahirnya Nabi Isa ’alaihis salam. Nabi Isa tidak mempunyai Ayah. Ia hanya memiliki Ibu bernama Siti Maryam.

Pada zamannya, Siti Maryam dikenal sebagai seorang gadis suci yang pandai menjaga diri. Sehari-hari waktunya hanya dihabiskan sendirian di dalam kamar untuk beribadah kepada Allah SWT. Ia tidak pernah keluar rumah, apalagi berbicara dengan laki-laki. Tidak ada satu pria pun yang berani menyentuh kulit tubuhnya. Ia juga berasal dari keturunan dan keluarga terpandang. Ibunya bernama Hannah, istri Imran. Sewaktu kecil, Siti Maryam diasuh oleh keluarga Nabi Zakaria ’alaihis salam. Baca lebih lanjut

IMAM BUKHARI; Penghafal dan Penulis Hadits

Penutur Ulang Lukman Hakim Zuhdi

Allah SWT telah mempercayakan kepada Imam Bukhari untuk menghafal dan menjaga hadits atau sunah Nabi Muhammad SAW. Bukhari menjadi ahli hadits yang sangat terkenal sepanjang masa. Dia dianugerahi hati yang cerdas, pikiran yang tajam dan daya hafalan yang sangat kuat. Dia lahir di Bukhara, Uzbekistan, setelah shalat Jumat, 13 Syawal 194 H (21 Juli 810 M). Nama lengkapnya Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin Al-Mughirah bin Badrdizbah Al-Ju’fiy Al-Bukhari. Kakeknya beragama Majusi, namun Ayahnya telah memeluk Islam sejak kecil.

Tak lama setelah Bukhari lahir ke dunia, dia kehilangan penglihatannya. Ayahnya yang dikenal ahli ibadah, alim dan kepala madrasah, tentu sangat bersedih hati. Begitu pula Ibunya yang salehah, menangis terus-menerus. Kedunya selalu berdoa dan memohon kepada Allah SWT agar bayinya bisa melihat. Belum sempat Bukhari menatap wajah Ayahnya, sang Ayah meninggal dunia. Peristiwa ini menambah cobaan berat bagi Ibunya. Ayahnya mewariskan banyak harta yang memungkinkan istri dan anak-anaknya bisa hidup dalam pertumbuhan dan perkembangan yang baik. Baca lebih lanjut

GUA HIRA; Tempat Rasulullah SAW Mengasingkan Diri

Penutur Ulang Lukman Hakim Zuhdi

Gua Hira terletak di atas Jabal Nur (gunung cahaya). Tak sedikit jamaah haji dari berbagai negara yang nekat mengunjungi tempat itu, meski untuk mencapainya butuh perjuangan ekstra dan keyakinan hati. Di lokasi itulah, pertama kali Nabi Muhammad SAW menerima wahyu dari Allah SWT, pada malam 17 Ramadhan. Kala itu, Malaikat Jibril menyerahkan Surat Al Alaq kepada Nabi Muhammad SAW. Berikut ini isi atau arti lengkap dari Surat Al Alaq: “Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menjadikan manusia dari segumpal darah. Bacalah dan Tuhanmu yang Maha Mulia, yang mengajarkan kamu dengan pena, apa yang belum diketahuinya.” Baca lebih lanjut