DAJJAL; Manusia Paling Berbahaya di Dunia

Penulis Lukman Hakim Zuhdi

Setiap muslim harus mengetahui dan meyakini 6 (enam) komponen rukun iman, yakni iman kepada Allah SWT, iman kepada malaikat, iman kepada kitabullah, iman kepada rasul, iman kepada hari akhir, serta iman kepada qadha dan qadhar. Hari akhir atau hari kiamat memang tidak ada yang tahu kapan persis peristiwanya. Namun, Rasulullah SAW sudah memberitahu, di antara tanda-tanda menjelang terjadinya hari kiamat ialah munculnya Dajjal.

Ulama ahlus sunnah wal jamaah, ahli hadits, ahli fiqh, dan para peneliti Islam merasa tertarik untuk mengorek identitas dan gambaran Dajjal. Pendapat, analisa dan penjelasan mereka mengenai Dajjal yang didasarkan pada ayat Al-Quran Al-Karim dan sabda Rasulullah SAW telah dituangkan dalam berbagai kitab dan karyanya. Di antaranya kitab Shahih Bukhari, Shahih Muslim, At-Turmudzi, Ibnu Majah, Imam Ahmad, An-Nihayah, Fathul Bari, Lum’atul I’tiqad, Shahihul Jami’, dan Ash-Shahihah. Kitab tersebut yang menjadi referensi bagi penulisan tema ini. Semoga bermanfaat. Baca lebih lanjut

Iklan

IMAM BUKHARI; Penghafal dan Penulis Hadits

Penutur Ulang Lukman Hakim Zuhdi

Allah SWT telah mempercayakan kepada Imam Bukhari untuk menghafal dan menjaga hadits atau sunah Nabi Muhammad SAW. Bukhari menjadi ahli hadits yang sangat terkenal sepanjang masa. Dia dianugerahi hati yang cerdas, pikiran yang tajam dan daya hafalan yang sangat kuat. Dia lahir di Bukhara, Uzbekistan, setelah shalat Jumat, 13 Syawal 194 H (21 Juli 810 M). Nama lengkapnya Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin Al-Mughirah bin Badrdizbah Al-Ju’fiy Al-Bukhari. Kakeknya beragama Majusi, namun Ayahnya telah memeluk Islam sejak kecil.

Tak lama setelah Bukhari lahir ke dunia, dia kehilangan penglihatannya. Ayahnya yang dikenal ahli ibadah, alim dan kepala madrasah, tentu sangat bersedih hati. Begitu pula Ibunya yang salehah, menangis terus-menerus. Kedunya selalu berdoa dan memohon kepada Allah SWT agar bayinya bisa melihat. Belum sempat Bukhari menatap wajah Ayahnya, sang Ayah meninggal dunia. Peristiwa ini menambah cobaan berat bagi Ibunya. Ayahnya mewariskan banyak harta yang memungkinkan istri dan anak-anaknya bisa hidup dalam pertumbuhan dan perkembangan yang baik. Baca lebih lanjut