Ternyata LSM Lingkungan Ditunggangi

Kampanye pelanggaran dan kerusakan lingkungan yang gencar digemborkan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat/NGO) lingkungan hidup internasional terhadap proses produksi minyak sawit di Indonesia maupun Malaysia rupanya ditunggangi pihak lain. Demikian dikatakan Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Fadhil Hasan, Rabu (26/05).

Menurut Fadhil, sebetulnya dibalik agresifnya LSM lingkungan ada kepentingan perang dagang. Sayang, LSM tidak menyadari bahwa mereka telah ditunggangi
oleh para produsen minyak nabati pesaing minyak sawit seperti minyak bunga matahari (sunflower), minyak kedelai (soyabean), rapeseed oil, dan lainnya. Mereka yang umumnya berasal dari Eropa dan Amerika telah kalah perang dan terdesak oleh industri sawit.

Fadhil mengemukakan, mereka yang menjadi kompetitor sawit tak mampu berkompetisi dengan produk minyak sawit. Faktanya, saat ini saja volume perdagangan minyak sawit di dunia mencapai 34 persen dari volume dunia. Padahal di era tahun 1990-an, pasarnya hanya 10 persen. Fadhil juga mengingatkan, kampanye hitam terhadap produk sawit Indonesia bukan hal yang baru. Dulu, isu yang dihembuskan produk sawit dapat mengganggu kesehatan, meski pada akhirnya tidak terbukti. Sekarang mereka mengambil isu lingkungan. (Lukman Hakim Zuhdi. Tulisan ini dimuat di Tabloid INDONESIA MONITOR, Edisi 100 Tahun II, 2-8 Juni 2010, halaman 29—)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s