Kredit Macet Mutiara Rp 4 Triliun

Hingga kuartal pertama 2010, PT Bank Mutiara Tbk (sebelumnya berlabel Bank Century) mencetak laba bersih Rp 22 miliar. Angka itu berarti melorot 74,2 persen jika dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 85,20 miliar. Direktur Utama Bank Mutiara Maryono pada Rabu (26/05) mengatakan, penurunan laba dikarenakan pada triwulan pertama 2010 perusahaan tengah fokus melakukan perbaikan kredit bermasalah melalui restrukturisasi.

Maryono memprediksi, laba akan melonjak pada Juni 2010. Salah satu pemicunya lantaran Mutiara semakin aktif melakukan restrukturisasi kredit dan L/C. Asal tahu saja, hingga Maret 2010 kredit macet Mutiara tercatat Rp 4 triliun sebagai warisan dari  manajemen lama. Dari jumlah total itu, Mutiara mengincar dana sebesar Rp 168 miliar dari 60 debitur hingga akhir 2010 sebagai proses pelunasan kredit bermasalah (non L/C).

Sementara untuk kredit L/C, lanjut Maryono, dananya mencapai Rp 1,6 triliun dari 10 debitur yang semuanya sudah direstrukturisasi sebesar Rp 590 miliar. Tahun ini ditargetkan bisa ditambah lagi hingga Rp 40 miliar. Maryono optimis, langkah yang dilakukan manajemen secara signifikan dapat menurunkan rasio kredit bermasalah (NPL) Mutiara dari 9,55 persen di akhir 2009 menjadi 5,62 persen sampai triwulan pertama 2010. Bahkan bisa terus ditekan di bawah 5 persen hingga akhir tahun ini. (Lukman Hakim Zuhdi. Tulisan ini dimuat di Tabloid INDONESIA MONITOR, Edisi 100 Tahun II, 2-8 Juni 2010, halaman 29—)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s