Carrefour Diminta Bayar Ganti Rugi

Rabu (28/4), Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan mengabulkan sebagian gugatan PT Duta Wisata Loka (DWL) soal pencabutan gugatan secara sepihak serta pencemaran nama baik yang dilakukan PT Carrefour. Kuasa hukum PT DWL Agustinus Dawarja kepada Indonesia Monitor mengatakan, Carrefour dihukum untuk membayar ganti rugi Rp 127 juta dan meminta maaf yang dimuat di sebuah koran nasional dalam ukuran setengah halaman selama dua hari berturut-turut.

Apabila Carrefour tidak melaksanakan ketentuan tersebut, maka Carrefour akan dikenai uang paksa Rp 500 ribu per harinya dan uang ganti rugi Rp l27 juta disertai bunga 6 persen. Sedangkan tuntutan PT DWL yang ditolak majelis hakim adalah tuntutan agar Carrefour membayar ganti rugi nonmateriil senilai Rp 1 triliun dan penggantian biaya fee pengacara PT DWL Rp l miliar.

Sengketa antara perusahaan waralaba Carrefour dengan PT DWL selaku pengelola pusat pertokoan Pluit Village (sebelumnya Megamal Pluit) berawal dari teguran Pemprov DKI Jakarta. Pemprov menegur PT DWL karena Carrefour melanggar Perda No 2/2002 tentang Perpasaran Swasta, dimana Carrefour Megamal Pluit menggunakan lebih dari 13.000 m2. Padahal luas lahan yang seharusnya 8.000 m2. Teguran itu membuat PT DWL memutus kontrak penggunaan lahan Carrefour, namun Carrefour merasa tidak bersalah. (Lukman Hakim Zuhdi. Tulisan ini dimuat di Tabloid INDONESIA MONITOR, Edisi 96 Tahun II, 5-11 Mei 2010, halaman 29—)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s