CIMB Niaga Jajaki Rights Issue

PT CIMB Niaga Tbk (BNGA) sedang menjajaki kemungkinan menerbitkan saham baru dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) alias rights issue usai penerbitan obligasi subordinasi senilai Rp 3 triliun pada triwulan I-2010. Hal tersebut disampaikan Direktur Utama BNGA Arwin Rasyid, Kamis (25/3). Namun Arwin belum bersedia menyebutkan nilai rights issue lantaran menunggu realisasi penerbitan obligasi subordinasi Rp 3 triliun terlebih dahulu.

Dana penerbitan obligasi subordinasi, menurut Arwin, akan digunakan untuk refinancing (membiayai kembali) dua obligasi perseroan yang sebentar lagi jatuh tempo. Obligasi pertama merupakan obligasi yang diterbitkan oleh Bank Niaga senilai 100 juta dolar AS yang akan jatuh tempo Juni 2010. Sementara obligasi kedua adalah obligasi yang diterbitkan Bank Lippo senilai 200 juta dolar AS yang akan jatuh tempo pada tahun depan.

Direncanakan, lanjut Arwin, setelah penerbitan obligasi subordinasi ini BNGA akan mengkaji kemungkinan rights issue untuk memperkuat struktur permodalan. Pasalnya, BNGA sudah memprediksi bahwa perseroan akan mengalami peningkatan kredit pada tahun ini. Karena itu, guna menjaga rasio kecukupan modal (CAR) tetap berada dikisaran 13-15%, perseroan membutuhkan persediaan dana segar.

“Salah satu langkah untuk memenuhinya dengan melakukan rights issue,” tandas Arwin. (Lukman Hakim Zuhdi. Tulisan ini dimuat di Tabloid INDONESIA MONITOR, Edisi 91 Tahun II, 31 Maret-6 April 2010, halaman 29—)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s