New Dutro, Semakin Panjang Umurnya

Penulis Lukman Hakim Zuhdi

Persaingan bisnis penjualan kendaraan truk kecil semakin sengit. Ini dibuktikan dengan adanya peluncuran produk-produk baru oleh perusahaan otomotif. Kali ini, giliran Hino yang melempar varian baru, dengan menawarkan berbagai keunggulan.

Pertengahan Januari 2010, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) sebagai main distributor kendaraan komersil merk Hino meluncurkan truk kecil Dutro baru. Acara grand launching New Dutro dihadiri jajaran direksi HMSI beserta perwakilan pemegang saham, yaitu Hino Motors Ltd. (HML), PT Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMSI) dan Sumitomo Corporation.

Vice President Director HMSI Jusak Kertowidjoyo mengatakan, peluncuran produk baru ini sebagai bukti bahwa Hino terus melakukan riset untuk meningkatkan performa truk kecil Dutro yang dapat memenuhi kebutuhan para pengguna.

“Dutro baru yang kami luncurkan hari ini adalah realisasi pengembangan, sekaligus penyempurnaan dari produk sebelumnya. Sebanyak 27 varian Dutro baru telah dikembangkan secara khusus, termasuk kendaraan angkutan penumpang (Dutro bus). Kami tidak mau tinggal diam ketika para kompetitor juga membuat sesuatu yang baru,” tandas Jusak kepada Indonesia Monitor, Jumat (15/01).

Misalnya untuk operasional dikondisi off-road, kata Jusak, Hino mengembangkan Dutro 110 HD-DSPS yang dilengkapi dengan gardan anti-slip, suspensi kuat, dan power steering. Dutro 110 HD adalah tipe terbaru yang mempunyai karakteristik heavy duty, namun hemat bahan bakar.

“Sedangkan untuk kebutuhan angkutan dengan volume besar, kami mengembangkan Dutro 110 SDL dan 130 MDL. Masing-masing kendaraan ini mempunyai ruang kargo terpanjang dikelasnya. Karenanya, Dutro baru ini lebih panjang umurnya, lebih banyak variannya,” Jusak meyakinkan sembari tersenyum.

Executive Officer Marketing HMSI Irwan D Sutanto menambahkan bahwa konsep pengembangan produk New Dutro berpijak pada empat hal penting. Pertama, kemampuan lebih tangguh dengan konsumsi bahan bakar yang rendah dan efisien. Kedua, kenyamanan berkendara yang semakin baik. Ketiga, biaya perawatan yang lebih rendah atau hemat.

“Dan yang terakhir, model varian yang semakin lengkap demi mengikuti kebutuhan pelanggan. Jadi, masyarakat tidak perlu ragu lagi untuk memilih sekaligus membeli New Dutro sebagai sarana penunjang usaha. Adapun untuk proses pengembangan New Dutro, para mekanik kami membutuhkan waktu kurang lebih dua tahun,” tandas Irwan kepada Indonesia Monitor.

Pada kesempatan itu, Jusak juga memperkenalkan jargon baru Hino, yaitu Move To The Next Stage. Filosofi jargon baru dilandasi peningkatan volume produksi dan penjualan Hino. Selain itu, perluasan pabrik Hino di Kawasan Industri Kota Bukit Indah, pengembangan produk baru, pelayanan purnajual serta pengembangan jaringan penjualan menjadi alasan lainnya.

“Tahun ini, kami akan menuju tahapan selanjutnya yang lebih baik,” kata Jusak optimis.

Menurut Jusak, sejak diluncurkan tahun 2002 hingga kini, Dutro telah terjual sebanyak 18.730 unit. Pada tahun 2009, Hino kategori 2 (truk kecil/Dutro) mempunyai market share sebesar 8,7% (4.090 unit). Sedangkan Hino kategori 3 (truk besar/Ranger) mempunyai market share sebesar 61,4% (7.300 unit), berdasarkan data wholesales.

Sebagai gambaran saja, sambung Jusak, Hino Indonesia kini menjadi satu-satunya distributor luar negeri terbesar Hino, dengan jumlah total penjualan 12.000 unit pada 2009. Peringkat kedua disusul Thailand yang berhasil menjual 7.000 unit, kemudian Australia sebanyak 4.000 unit dan Malaysia 3.000 unit.

“Kalau pusat pabrik Hino di Jepang, penjualan untuk tahun 2009 mencapai angka 24.000 unit. Prestasi Hino Indonesia yang menduduki peringkat pertama dalam hal omzet telah diraih selama tiga tahun berturut-turut. Keberhasilan ini tentu saja berkat dukungan dan kerjasama dari semua pihak,” ucap Jusak bangga.

Untuk 2010, Jusak menargetkan penjualan Hino meningkat hingga 15.000 unit. Sementara itu, acara peluncuran Dutro baru ditandai dengan pemotongan pita oleh Vice President Director Hino Motors Ltd. Masakazu Ichikawa, Direktur IMSI Bambang Subijanto dan delegasi Sumitomo Corporation Masao Tabuchi. (Tulisan ini dimuat di Tabloid INDONESIA MONITOR, Edisi 81 Tahun II, 20-26 Januari 2010, halaman 19)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s