IMO B819, Murah Tak Mengecewakan

Penulis Lukman Hakim Zuhdi

Bisnis telekomunikasi di Indonesia nyaris tak pernah berhenti atau kehabisan ide. Berbagai terobosan terus saja dilakukan. Salah satunya dengan kehadiran IMO B819 yang semakin menguatkan demam ponsel qwerty.

Indonesia termasuk surga bagi penjualan ponsel. Beragam telepon genggam yang dikeluarkan para vendor tersedia dipasaran. Hingga akhir tahun ini, penjualan ponsel untuk seluruh jenis diperkirakan mencapai 21 juta unit. Sedangkan pada 2010 diprediksi akan mengalami peningkatan 5 sampai 10 persen.

Peningkatan penjualan antara lain dipicu oleh kian maraknya merek ponsel lokal yang menawarkan harga murah dan fenomena masyarakat yang semakin getol mengakses situs jejaring sosial. Selain itu, layanan operator telekomunikasi akan lebih fokus menggarap jasa data untuk mementrasi pasar.

Saat ini, operator dalam mengakuisisi pelanggan selalu memperhatikan tiga hal, yakni mobilitas, internet, dan gadget. Tiga hal tersebut bisa dipenuhi ponsel yang memiliki kemampuan mengakses internet dan multimedia (smartphone). Hadirnya ponsel smartphone rupanya mampu mendongkrak jumlah pelanggan operator.

Peluang itu yang kemudian ditangkap PT Indosat Tbk (Indosat). Menjelang tutup tahun 2009, Indosat kembali merilis ponsel bundel terbarunya, IMO B819. Kali ini, Indosat menggandeng PT Konten Indomedia Pratama, pemilik brand Philips-IMO. Smartphone baru itu dipamerkan di Plaza Semanggi, Jakarta, medio Desember 2009.

“Paket bundling (penjualan bersama) Indosat dengan IMO ini merupakan yang pertama kali. Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan dapat menarik pelanggan baru Indosat,” kata Guntur Siboro, Chief Marketing Officer PT Indosat Tbk (Indosat), kepada Indonesia Monitor, Sabtu (19/12).

Program bundling Indosat dengan IMO menawarkan gratis starter pack (kartu prabayar) IM3 dengan pulsa 25 ribu rupiah, bonus akses internet selama 700 menit, tarif telepon dan SMS Rp 0,01. Paket bonus Obrol-Obrol 60 menit Rp1.000 dan gratis sound box serta i-ring gratis selama sebulan juga ada.

“Total seluruh bonus yang akan diterima pelanggan bisa mencapai Rp 2 juta. Harga perunit IMO B819 tergolong murah dan terjangkau semua kalangan, hanya Rp 799 ribu. Itu pun sudah lengkap dengan jaringan dan layanan tambahan dari Indosat,” sambung Guntur Siboro, meyakinkan.

Ponsel IMO B819 memang sengaja dihadirkan untuk menjawab kebutuhan pasar akan ponsel qwerty yang saat ini sedang menjadi tren di kalangan pemakai handphone. Produk ini juga merupakan paket alternatif untuk hape online yang telah digaungkan Indosat selama ini.

Dengan membeli IMO B819, menurut Guntur Siboro, pelanggan Indosat –khususnya penggemar IM3—semakin mudah menikmati akses internet. Apalagi IMO B819 menyediakan fasilitas jejaring sosial, seperti aplikasi facebook, twitter, dan chatting, yang  sudah menjadi gaya hidup masyarakat.

Teknologi jaringan yang diusung IMO B819 sudah mampu menghidupkan dua buah kartu GSM difrekuensi 900/1800 secara bersamaan. Ponsel berdimensi 109x61x12,5 mm dan berat 108 gram ini dirilis dengan layar LCD 2,2 TFT beresolusi 320×240 piksel dan tambahan memori eksternal T-flash.

“Dari sisi konektivitas, ponsel yang ditenagai baterai Li-ion 1.000 mAh ini mengandalkan GPRS, Bluetooth A2DP, dan mini USB,” terangnya.

Guntur mengatakan, keunggulan IMO B819 antara lain dilengkapi kamera 1,3 Megapiksel, radio FM, pemutar MP3, video, java platform, dan incoming call firewall. Ponsel yang ditujukan untuk semua kalangan ini tersedia dalam empat versi warna, yaitu biru, merah, putih, dan hijau.

“Artinya, calon pembeli IMO B819 bisa memilih warna sesuai kesukaannya,” cetusnya.

Sejak IMO B819 diluncurkan pada minggu pertama Desember 2009, diakui Guntur, respon pasar cukup bagus. Terbukti dari banyaknya masyarakat yang mau mendatangi stand pameran yang digelar Indosat dengan pemilik brand IMO. Adapun untuk mempromosikan produk barunya itu, Indosat menggelar pameran disepuluh kota besar di Indonesia.

“Sebagai salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, Indosat berkomitmen selalu memberikan yang terbaik kepada masyarakat Indonesia, khususnya para pelanggan setia Indosat. Nah, untuk saat ini, Indosat yang bekerja sama dengan IMO sudah membuktikannya dengan meluncurkan ponsel IMO B819,” pungkas Guntur Siboro. (Tulisan ini dimuat di Tabloid INDONESIA MONITOR, Edisi 77 Tahun II, 23-29 Desember 2009, halaman 29)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s