UMKM dan Koperasi Masih Disayang Pemerintah

Penulis Lukman Hakim Zuhdi

Pembiayaan atau permodalan bukan satu-satunya kendala yang dihadapi pelaku UMKM. Pemerintah pun menuntut pelaku UMKM untuk segera berbenah diri.

Selama ini, kontribusi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terhadap perekonomian Indonesia sangat jelas. Sebagai mayoritas jumlah pelaku usaha, UMKM memiliki 51,3 juta unit usaha atau 99,91%. Dilihat dari penyerap tenaga kerja, UMKM tercatat yang terbanyak, yakni 90,9 juta pekerja atau 97,1%.

“Kontribusi UMKM terhadap PDB Rp 2.609,4 triliun atau 55,6%. Nilai investasinya cukup signifikan, yaitu Rp 640,4 triliun atau 52,9%. Sedangkan penciptaan devisanya mencapai Rp. 183,8 triliun atau 20,2%,” papar Ratna E. Amiaty, Direktur Direktorat Kredit, BPR dan UMKM Bank Indonesia, dalam acara Seminar dan Lokakarya Nasional Mewujudkan Koperasi Jasa Keuangan yang Sehat, Kuat dan Dipercaya, di Jakarta, Selasa (8/12).

Salah satu jenis UMKM
Salah satu jenis UMKM

Karena itu, sambung Ratna E. Amiaty, pengembangan dan percepatan UMKM harus didukung semua pihak, utamanya pemerintah. Misalnya pemerintah menyediakan bantuan teknis dan skim pembiayaan serta menciptakan iklim usaha yang kondusif. Dari segi lembaga keuangan, baik bank maupun non bank, dapat menyalurkan pinjaman dengan kondisi dan persyaratan khusus.

Nah, kalau untuk kalangan UMKM sendiri harus memperluas usahanya dan meningkatkan kapabilitas agar dapat akses ke lembaga keuangan,” saran Ratna E. Amiaty.

Adapun Bank Indonesia, menurut Ratna E. Amiaty, sudah membuat dua kebijakan dalam pengembangan UMKM. Pertama kebijakan supply side, yakni pengembangan kebijakan yang difokuskan kepada berbagai kebijakan dan program untuk membantu bank dalam menyalurkan kredit kepada UMKM.

“Sedangkan yang kedua kebijakan demand side. Kebijakan BI ini diarahkan untuk mendorong UMKM agar mampu meningkatkan elektabilitas dan kapabilitasnya, sehingga mampu memenuhi persyaratan dari bank (bankable),” jelas Ratna E. Amiaty.

Dalam kesempatan yang sama, Agus Muharram, Deputi Pembiayaan dan UKM Kementerian Koperasi dan UKM, mengatakan bahwa pemerintah tetap berkomitmen mendukung berkembangnya UMKM dan koperasi. Salah satu buktinya, pemerintah masih mau menjadi jembatan antara dunia UMKM dengan perbankan.

“Sampai saat ini, perbankan (konvensional maupun syariah) masih merespon positif terhadap UMKM dan koperasi. Saya kira, bisnis perbankan tidak akan menarik jika tidak melibatkan koperasi dan UMKM. UMKM adalah pondasi perekonomian Indonesia,” ujar Agus Muharram, kepada Indonesia Monitor, Selasa (8/12).

Diakui Agus Muharram, kendala yang umum dihadapi para pelaku UMKM soal pembiayaan atau permodalan. Namun, hal itu bukan menjadi tanggung jawab pemerintah semata. UMKM pun mesti berupaya melakukan terobosan-terobosan baru untuk mencari sumber pembiayaan. “Misalnya UMKM mulai menggandeng koperasi jasa keuangan syariah,” cetus Agus.

Agus menambahkan, problem lain yang masih mendera UMKM dan koperasi adalah sumber daya manusia (SDM) dan pendampingan. SDM mencakup pengelola maupun penyelenggaranya. Umumnya, pengelola belum bersertifikat, karena memang belum ada standar operasionalnya.

“Salah satu tujuan dari acara ini ialah usulan membuat standar operasional itu. Nantinya, pemerintah akan mendorong terbentuknya lembaga yang menjadi rujukan untuk standar operasional UMKM,” terangnya.

Menyoal pendampingan, Agus Muharram tidak menampik bahwa selama ini UMKM masih kurang berdaya dan penuh keterbatasan karena pendampingan dari pemerintah kurang maksimal. Untuk itu, pemerintah berusaha memberikan pendampingan dalam manajemen dan teknis penyelenggaraan UMKM dan koperasi.

“Pemerintah akan menciptakan training of trainer untuk para pimpinan UMKM dan koperasi. Selanjutnya, pimpinan itu yang mempraktekkan hasil pelatihan dan pendidikan kepada para anggotanya. Sehingga, ke depan keberadaan UMKM dan koperasi semakin kuat sebagai penopang perekonomian Indonesia,” tukas Agus. (Tulisan ini dimuat di Tabloid INDONESIA MONITOR, Edisi 76 Tahun II, 16-22 Desember 2009, halaman 29)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s