Prospek Bisnis Batubara Sangat Menjanjikan

Batubara
Batubara

Penulis Lukman Hakim Zuhdi

Kebutuhan dalam negeri (domestik) dan permintaan luar negeri (ekspor) terhadap batubara telah menunjukkan peningkatan yang cukup pesat. PT Sekotong Mining Internasional pun siap menjajal pasar luar negeri.

Perkembangan produksi batubara dalam beberapa tahun terakhir telah menunjukkan peningkatan grafik. Di antara faktor pemicunya adalah pembangunan PLTU-PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) baru oleh pemerintah di dalam dan luar pulau Jawa.

Batubara
Batubara

PLTU merupakan industri yang paling banyak menggunakan batubara sebagai sumber energi utama tenaga listrik.

Selain itu, tingginya permintaan batubara nasional dikarenakan meningkatnya produksi semen setiap tahun dan semakin berkembangnya industri-industri lain. Misalnya industri kertas (pulp), industri tekstil, industri metalurgi, industri makanan, industri kimia sampai industri rumah tangga. Mereka menggunakan batubara sebagai bahan bakar dalam mendukung proses produksinya. 

“Sedangkan kebutuhan batubara dan permintaan dari luar negeri (negara-negara pengimpor), juga tetap tinggi dan sangat cepat. Ini antara lain dipicu oleh booming harga dan semakin banyaknya pembangunan PLTU di luar negeri yang menggunakan bahan bakar batubara,” ujar Khairudin Zainu, Marketing Director PT Sekotong Mining Internasional, kepada Indonesia Monitor, Jumat (11/12).

Sejak 2006, Indonesia telah menjadi eksportir batubara nomor dua terbesar di dunia setelah Australia, dengan volume ekspor 184 juta ton senilai US$ 6,08 miliar. Padahal, tahun sebelumnya Indonesia masih menduduki peringkat keempat setelah Australia, Cina dan Afrika Selatan. Namun, setahun kemudian, volume ekspor batubara Indonesia sempat mengalami penurunan sekitar 130 juta ton lebih senilai US$ 5,05 miliar.

Khairudin Zainu mengatakan, sumber daya batubara di Indonesia memang masih melimpah ruah. Khairudin mengutip data terbaru yang dikeluarkan Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral bahwa cadangan batubara yang tersedia sekitar 18,7 miliar ton,

Khairudin Zainu, Marketing Director
Khairudin Zainu, Marketing Director

yang diprediksi masih bertahan 150 tahun lagi.

Sangat wajar, menurut Khairudin Zainu, jika kemudian dunia industri yang selama ini berbahan bakar minyak (BBM) mulai beralih menggunakan batubara. Meskipun di satu sisi mereka harus melakukan modifikasi terhadap boiler atau mengganti boiler yang baru berbahan bakar batubara.

“Apalagi cadangan minyak bumi di tanah air hanya tinggal 1,2 % (sebesar 3,99 miliar barel dan kemungkinan masih memiliki potensi cadangan sejumlah 4,41 miliar barel) dari cadangan minyak bumi dunia, yang hanya bertahan sampai 20 tahun. Belum lagi ditambah membumbungnya harga minyak dunia yang terkadang gila-gilaan. Karena itu, saya memprediksi, pada masa mendatang batubara akan menjadi tren dan primadona di kalangan industri,” tegasnya meyakinkan.

Peluang tersebut, lanjut Khairudin Zainu, yang kini tengah ditangkap dan dimainkan oleh PT Sekotong Mining Internasional. PT Sekotong Mining Internasional adalah sebuah perusahaan baru yang saat ini lebih fokus menjalankan usaha penggalian, pengolahan dan penjualan batubara. PT Sekotong menggunakan teknologi pemanfaatan batubara yang ramah lingkungan, yang dikenal sebagai Teknologi Batubara Bersih (Clean Coal Technology).

“Sebenarnya, untuk program jangka panjang, bisnis PT Sekotong mencakup bidang pertambangan, perindustrian, perdagangan, pengangkutan darat dan jasa. Selain menyediakan batubara, kami juga menjalankan usaha penggalian bijih besi, batu tambang, granit, pengolahan pellet (bahan baku baja) dan baja,” papar Khairudin Zainu.

Khairudin menuturkan, PT Sekotong didirikan oleh H. Mahyudin Shobri, SE, MBA (Komisaris), H. Hambali Dali, dan Ahmad Mandani, SH (Direktur). Head officenya berada di Jalan Semangka Raya Kota Bengkulu. Sedangkan branch officenya di Boulevard Palem Raya Lippo Karawaci, Tangerang.

“Kalau stockpilenya ada di Jalan Raya Serang Kawidaran, Tangerang, Banten. Barang sudah ada di sana semua, mulai dari batubara yang kadar kalori 6300-6100 sampai 6000-5800. Kualitasnya bisa dijamin. Soal harga, tentu bisa dinegosiasikan, karena kita menerapkan harga batubara yang kompetitif. Jadi, kalau ada yang mau pesan, kita bisa kirim cepat batubaranya,” ujarnya.

Menurut Khairudin, sejak berdiri PT Sekotong sudah rutin menyuplai batubara ke beberapa orang maupun perusahaan di sekitar Jabodetabek, Jawa Barat dan Sumatera. Antara lain yang menjadi pelanggan tetapnya adalah PT Jaya Beton Indonesia, PT  Jaya Abadi, PT Wira Foam, PT ACI, PT CRC, dan PT Huan Guan Metal.

“Itu bukti bahwa kami sudah bisa diterima pasar. Ke depan, PT Sekotong berharap dapat mengekspansi pasar dalam negeri sekaligus merambah konsumen luar negeri. Sejak awal, PT Sekotong memang berkomitmen ingin menjalankan usaha ekspor dan impor, utamanya dalam perdagangan batubara, mengingat batubara sebagai komoditi strategis,” pungkas Khairudin optimis. (Tulisan ini dimuat di Tabloid INDONESIA MONITOR, Edisi 76 Tahun II, 16-22 Desember 2009, halaman 26)

7 thoughts on “Prospek Bisnis Batubara Sangat Menjanjikan

  1. Muh. Zul Hendrah AT Februari 5, 2010 / 5:51 pm

    saya seorang mahasiswa swasta di makassar jurusan teknik kimia
    rencana tahun ini sya sudah bisa kuliah praktek, apa bisa kuliah praktek di PT. SEKOTONG? trus prosedurnya kayak gimana? mohon bantuannya
    trima kasih….

    • komunitasamam Februari 6, 2010 / 10:32 am

      untuk informasi praktek kuliah di PT Sekotong, silakan hubungi Khoirudin Zainu (Marketing Director PT Sekotong) via email: ajay_dq@yahoo.co.id.

  2. ogi andrianto Februari 23, 2010 / 2:55 pm

    bang, mau numpang tanya.

    kalau saya mau minta sample batubara buat industri kecil menengah di daerah garut bagaimana caranya ya

    mohon tanggapannya, terimakasih atas bantuannya dan perhatiannya

    • komunitasamam Februari 24, 2010 / 6:03 am

      silakan kirim email & kalau perlu no kontak Anda keemail sy: lukmanhakimcrb@yahoo.com. nanti kita bisa komunikasi lebih lanjut. mksh. salam LHZ.

  3. Joy Setiawan November 15, 2010 / 8:22 am

    Saya berdomisili di Cimahi yang mau saya tanyakan:

    1. Bagaimana saya dapat ikut memasarkan batu bara untuk industri menengah.
    2. Rencana pemasaran di daerah industri majalaya, cikampek, leuwigajah.

    terima kasih.

  4. Firman Desember 28, 2010 / 3:48 am

    saya minta bantuan Abang…
    kebetulan Temen saya usaha bergerak dibidang trading batu bara…dan kebetulan perusahaannya mendapatkan order yang lagi banyak terutama untuk high kalori….dan saya ingin mencoba menawarkan ketemen saya dengan batu bara yang bapak punya dengan harapan saya mendapatkan Fee dari abang…Tolong bang bantu saya supaya kami sukses…besar harapan saya mudah – mudahan bapak bisa bantu saya untuk prosesnya…

  5. david Agustus 4, 2011 / 3:48 am

    david alamsyah///
    pa. berapa modal awal untk bisinis batu bara.???.. mohon ilmunya.. pemasaran tercepat kamana ???? trims

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s