Riri Yandipinta; Tak Perlu Ragu Ketika Bersedekah

Pewawancara & Penulis Lukman Hakim Zuhdi

Segala sesuatu pasti ada waktunya. Biar pun kita berkali-kali meminta kepada Allah SWT agar setiap hajat (kebutuhan) kita dikabulkan, namun jika belum saatnya tiba, maka kita tidak bisa mendapatkannya. Yang jelas, kita tidak mungkin memaksa Allah SWT untuk menuruti kemauan-kemauan kita.

Hal tersebut yang sangat disadari betul oleh Riri Yandipinta (28). Wanita kelahiran Padang yang dinikahi Donal Setiawan itu tidak terlalu pusing tatkala belum dipercaya oleh Allah SWT untuk menggendong momongan. Padahal, rumah tangganya sudah berjalan lima tahun.

“Keluarga, tetangga dan teman sering menanyakan, apakah saya sudah hamil. Pertanyaan itu hampir setiap hari dilontarkan kepada saya. Saya selalu menjawab belum sambil tersenyum,” cerita Riri tanpa merasa beban atau malu.

Beruntung, sambung Riri, suaminya tidak menuntut yang macam-macam, apalagi sampai mencampakannya. Naudzubillah min dzalik! Donal, aku Riri, justru semakin sayang dan memberikan perhatian lebih kepada dirinya. Inilah yang membuat Riri semakin meyakinkan diri bahwa pada waktunya nanti sang buah hati akan lahir.

“Suami saya malah mengajarkan untuk rajin bersedekah. Dengan bersedekah, berarti kita meringankan beban orang lain. Kalau kita mau membantu sesama, maka Allah pasti akan membantu kita,” tutur Riri, menirukan ucapan suaminya.

Riri bercerita, sebelum sang suami menganjurkan sedekah, dirinya memang jarang bersedekah. Perempuan yang menggeluti dunia MLM (multi level marketing) milik sebuah perusahaan internasional itu hari-harinya fokus pada urusan bisnisnya. Sampai-sampai, keuntungan dari bisnisnya kerap dihabiskan untuk kepentingan, kepuasan atau kebutuhan pribadinya, tanpa mengingat kehidupan kaum papa.

“Saya sering lupa bahwa ternyata banyak orang di sekitar saya yang membutuhkan uluran tangan orang lain,” Riri tersipu.

Riri juga buru-buru mengatakan, diri dan suaminya tidak pernah ke dokter kandungan untuk berkonsultasi agar bisa cepat punya anak. Alamat tabib, pengobatan alternatif atau tetek bengek ramuan untuk cepat bisa hamil yang acapkali disarankan orang-orang terdekatnya, nyaris tidak pernah dituruti. Riri hanya mengonsumsi beberapa suplement dari produk MLM-nya.

“Saya dan suami yakin, berarti untuk saat ini Allah belum berani menitipkan karunia-Nya berupa anak kepada kami. Ya sudah, saya dan suami sabar saja menjalani waktu demi waktu sembari terus bersedekah…” kata Riri enteng.

Suatu malam, Riri tengah bersama suaminya. Kepalanya bersandar di dada suaminya. Ia mengatakan sudah seminggu tidak haid, padahal waktunya menstruasi.

“Sayang, berarti kamu telat datang bulan?” tanya sang suami.

“Iya…” jawab Riri manja.

Donal langsung menengadahkan wajahnya seraya mengucap syukur, lalu mengelus-elus rambut istrinya.

“Kenapa sayang, kok tiba-tiba terdiam?” Riri terlihat bingung.

“Besok pagi, setelah bangun tidur, coba kamu tes yah pakai alat kehamilan,” Donal mencium istrinya.

Riri mengangguk pelan, lantas memejamkan matanya sejenak. Rona wajahnya terlihat ceria, hatinya pun berbunga-bunga. Riri merasa beruntung sekali punya suami yang sangat perhatian.

Keesokan hari, Riri mengikuti saran suaminya. Subhanallah…Ia serasa tak percaya. Alat tes kehamilan yang dipegangnya menunjukkan tanda positif hamil. Tanpa sadar, air matanya langsung menitik. Ia membayangkan sebentar lagi akan menimang buah hati yang telah lama dinantikannya. Buru-buru ia menghampiri suaminya.

“Alhamdulillah…Saya dan suami tak henti-hentinya menyebut asma (nama) Allah. Kata suami, ini mungkin berkah saya yang mau rajin sedekah. Suami lalu mengingatkan supaya saya terus meningkatkan kebiasaan sedekah,” kenang Riri.

Hari demi hari kandungan Riri terus membesar seiring kian getolnya ia bersedekah. Begitu pula dengan suaminya. Dokter pun memastikan janinnya dalam keadaan sehat. Memasuki bulan kelima, Riri mulai mengenal Ustad Yusuf Mansur lewat berbagai CD, kaset, buku, dan ceramahnya di layar kaca.

“Setelah mempelajari semuanya, saya mendapat banyak ilmu dari Ustad Yusuf Mansur. Saya juga baru tahu keajaiban dan cara bersedekah yang baik. Saya jadi semakin senang bersedekah. Setiap ada rezeki, saya selalu ingat sedekah. Padahal, sebelumnya saya mikir seribu kali kalau mau mengeluarkan duit untuk orang lain. Kini setelah bersedekah, saya merasa ada kepuasan batin tersendiri. Selain pol sedekah, saya mulai rutin mengerjakan shalat tahajud dan shalat dhuha,” tandas Riri.

Tanpa terasa, usia kandungan Riri sudah memasuki bulan kesembilan. Saat-saat kemunculan jabang bayi kian terasa dekat. Ia dan suaminya berdoa agar proses kelahirannya kelak tidak mengalami hambatan apapun.

“Yang paling utama, kata suami, saya dan calon anak sama-sama selamat,” cetus Riri.

Benar saja, semenjak hendak melahirkan sampai pecah tangisan pertama bayi mungil, Riri merasa jalannya selalu dimudahkan oleh Allah SWT. Nyaris tidak ada halangan yang memusingkan Riri maupun suaminya. Semuanya berjalan lancar dan normal, sesuai harapannya.

“Alhamdulillah…Kami dianugerahi anak lelaki, yang kami beri nama Ghozi Hayul Al-Halih. Kini usianya satu tahun dua bulan. Kebetulan, sebulan lalu ketika Ustad Yusuf Mansur dan Ustad Ahmad Jamel ke Padang, saya menceritakan keajaiban sedekah yang saya rasakan. Kedua ustad itu berucap, subhanallah…Jika Allah sudah berkehendak, maka tidak ada satu makhluk pun yang dapat mencegah-Nya,” tutur Riri.

Berkat sedekah pula, lanjut Riri, sekarang rezeki dan bisnisnya lancar terus. Rumah tangganya pun semakin harmonis dengan lahirnya sang jagoan. Pengalaman pribadi tersebut yang membuat Riri tidak segan untuk mengajak keluarga dan kerabat dekatnya untuk mulai membiasakan sedekah.

“Dalam waktu dekat, saya ingin menjadi simpul PPPA Wisatahati dan terus mengkampanyekan sedekah di daerah saya,” pungkas ibu satu putra yang tinggal di Padang Kota. (tulisan tentang Keajaiban Sedekah ini merupakan hasil kerjasama dengan PPPA Wisatahati pimpinan Ustad Yusuf Mansur)

4 thoughts on “Riri Yandipinta; Tak Perlu Ragu Ketika Bersedekah

  1. DIDI Oktober 5, 2009 / 2:26 am

    MANTUKU LAGI HAMIL 4 BULAN NANTI SAYA SURUH SEDEKAH

  2. aris Oktober 22, 2009 / 4:29 am

    nama anaknya bagus banget,,smoga banyak orng yg sadar akan sedekah

  3. Aep Maret 30, 2010 / 7:40 am

    Subhanallah, Maha Suci Allah, itu termasuk mendapat rezeki besar…

  4. Ariessa Putri April 9, 2010 / 6:11 am

    TRmksh sekali postingannya…..

    Aq ikut senneg bgt baca postingan ini…(walopun dah telat bgt ya..)

    semoga aq segera ketularan, bisa segera diberikan keturuan ..amin3x…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s