Awaluddin; Balasannya Bukan Cuma Dua Kali Lipat

Pewawancara & Penulis Lukman Hakim Zuhdi

Kisah ini bermula pada Januari 2007. Saat itu Awaluddin (kini berusia 38 tahun) melamar kerja di sebuah perusahaan ternama. Berbekal kepercayaan diri dan berkas-berkas yang disusun rapi di dalam map, ia menemui bagian personalia (HRD). Tanpa disangka, kepala personalia di perusahaan itu teman sekolahnya ketika SMP. Awaluddin kaget tak menyangka seorang sahabatnya bisa menduduki posisi penting.

“Saya benar-benar tidak tahu kalau ternyata itu teman saya. Untungnya saya dan dia masih sama-sama ingat. Akhirnya kami ngobrol ngalor-ngidul. Saya berkata dalam hati, saya pasti diterima kerja di tempat ini. Tapi, teman saya itu sepertinya bisa membaca hati saya. Dia buru-buru memberi tahu kalau untuk saat ini tidak ada lowongan pekerjaan. Saya langsung lemas, meski tak sampai kehilangan semangat,” cerita Awaluddin.

Baca lebih lanjut

Riri Yandipinta; Tak Perlu Ragu Ketika Bersedekah

Pewawancara & Penulis Lukman Hakim Zuhdi

Segala sesuatu pasti ada waktunya. Biar pun kita berkali-kali meminta kepada Allah SWT agar setiap hajat (kebutuhan) kita dikabulkan, namun jika belum saatnya tiba, maka kita tidak bisa mendapatkannya. Yang jelas, kita tidak mungkin memaksa Allah SWT untuk menuruti kemauan-kemauan kita.

Hal tersebut yang sangat disadari betul oleh Riri Yandipinta (28). Wanita kelahiran Padang yang dinikahi Donal Setiawan itu tidak terlalu pusing tatkala belum dipercaya oleh Allah SWT untuk menggendong momongan. Padahal, rumah tangganya sudah berjalan lima tahun.

Baca lebih lanjut

KH. Drs. Nasihin Abdul Gofur; “Hati-Hati Dengan Ramadhan”

Ramadhan adalah bulan penuh keajaiban. Beraneka keutamaan dan keistimewaan tersimpan di dalamnya. Antara lain, seperti dijelaskan KH. Drs. Nasihin Abdul Gofur, Ramadhan hadir untuk membakar dosa-dosa orang H. Nasihin AG 03Islam yang beriman sekaligus menyucikan jiwa-jiwa yang kotor. Sungguh ini sesuatu yang patut disambut dan disyukuri oleh seluruh umat Rasulullah SAW, mengingat kesempatan dan momentum tersebut hanya satu kali terjadi dalam setahun.

Namun demikian, Ketua Dewan Pembina Yayasan Daarul Islah, Kunciran Indah, Tangerang, Banten, itu justru mengingatkan agar muslimin maupun muslimat berhati-hati dengan Ramadhan. Ada apa sebenarnya? Benarkah masih banyak orang yang belum mengerti dalam menghayati hakikat Ramadhan? Berikut ini petikan wawancara Lukman Hakim Zuhdi dari Anggun dengan tokoh masyarakat yang wajahnya mirip musisi sekaligus ustad (almarhum) H. Gito Rollies itu. Baca lebih lanjut

Fitri Barokah; Sedekah Membuat ‘Hadiah’ Semakin Meningkat

Pewawancara & penulis Lukman Hakim Zuhdi

Akhir tahun 2007 menjadi moment yang mungkin tidak bisa dilupakan oleh Fitri Barokah (30). Perempuan yang tinggal bersama keluarganya di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, itu tak menyangka akan mengalami keguguran dan pendarahan hebat. Calon janin yang dikandungnya terpaksa harus keluar pada waktu yang belum diharapkan.

“Ketika itu usia kehamilan saya sudah 8 minggu. Kalau saya tidak keguguran, itu akan menjadi anak saya yang kedua. Saya sedih sekali sampai tak mampu berkata-kata lagi akibat peristiwa itu,” kenangnya.

Baca lebih lanjut

dr. Eko Setiawan; Rezeki Menurun Saat Sedekah Terlupakan

Pewawancara & penulis Lukman Hakim Zuhdi

dr. Eko Setiawan (29) sudah tiga tahun bekerja di Rumah Sakit Bakti Asih selaku dokter umum. Lajang kelahiran Tangerang, Banten, ini mengaku sebagai saksi hidup yang benar-benar merasakan manfaat dan keajaiban sedekah. Kisahnya bermula sejak ia mulai bekerja sebagai dokter jaga.

“Uang gajian pertama yang saya terima dari rumah sakit, saya sedekahkan sekian persen,” cetusnya, bersemangat.

Setiap bulan, Eko mengatakan pasti selalu bersedekah. Kebiasaan itu berlangsung hingga satu tahun ia bekerja. Ia menyisihkan beberapa persen, minimal 2,5 persen untuk disedekahkan kepada berbagai pihak yang berhak menerimanya. Namun, ia memberikan sedekah itu tidak hanya di satu tempat, melainkan bermacam-macam tempat. Tanpa disadari, pendapatan bulanan atau gajinya terus meningkat.

Baca lebih lanjut

Khadijah; Buangnya Kecil, Dapatnya Besar

Pewawancara & penulis Lukman Hakim Zuhdi

Sedekah sebagai solusi dari problematika kehidupan diyakini betul oleh Khadijah (28). Guru agama sekaligus guru TK di daerah Bekasi, Jawa Barat, itu bersedia membagi kisah-kisah  menakjubkan yang pernah dialaminya terkait keajaiban sedekah.

“Dengan saya bercerita tentang pengalaman pribadi saya, saya sama sekali tidak bermaksud untuk pamer (riya), apalagi supaya saya dipuji banyak orang. Insya Allah saya jauh dari pikiran seperti itu. Sejujurnya saya semata-mata ingin membuktikan bahwa kekuasaan Allah SWT memang benar adanya. Respon Allah lebih cepat daripada respon manusia. Selanjutnya, saya berharap, semoga para pembaca bisa termotivasi atau terinspirasi untuk rajin bersedekah,” Khadijah sekadar mengingatkan.

Baca lebih lanjut

Halimah; “Sedekah pun Bisa Dengan Sesuatu yang Sepele”

Pewawancara & penulis Lukman Hakim Zuhdi

Halimah (45) mengalami keajaiban berkat sedekah yang –menurutnya—  tergolong sepele. Ceritanya terjadi sebulan yang lalu. Ketika itu, ibu yang 193986_volvo_busmengasuh Yayasan Yatim Piatu ‘Amanta’ ini hendak pulang ke rumahnya di Kecamatan Cipendeuy, Bandung Barat.

“Kejadian ini tepatnya hari Minggu, setelah saya menjenguk salah seorang anak saya yang sedang menuntut ilmu di sebuah pondok pesantren di Ciawi, Bogor,” tutur Halimah, memulai kisahnya.

Baca lebih lanjut