Gaya Hidup Bos Kebab (tulisan bagian dua)

Penulis Lukman Hakim Zuhdi

Tempe penyet menjadi makanan kesukaannya sejak dulu. Bagi bos kebab itu, nyaris tidak ada bedanya pola hidup sebelum dan sesudah sukses.

Setiap pulang dari kampus, remaja yang mengendarai sepeda itu selalu melewati kawasan perumahan elit. Dia sering berhenti sejenak, mengamati beberapa rumah besar nan megah. Desain dan eksterior rumah orang-orang kaya itu membuatnya takjub. Sesaat dia termenung, lalu menggelengkan kepalanya. Para satpam perumahan elit  yang sudah mengenal nama remaja itu terkadang tersenyum kecut melihat kebiasaan tingkahnya. Namun, barangkali ada satu hal yang tidak diketahui oleh para security, yakni impian sang pengendara sepeda untuk memiliki salah satu rumah mewah di kompleks bergengsi itu.

Tidak sampai lima tahun, remaja yang bernama Hendy Setiono itu hebatnya sudah bisa mewujudkan impiannya. Kini, ia telah membeli satu rumah di kawasan perumahan elit Bumi Galaxy Permai, Surabaya. Di Jakarta, dia juga memiliki sebuah rumah mewah yang ditempati bersama keluarganya. Bahkan, dia mendirikan Baba Rafi Palace. Sudah dua pondokan megah yang disewakan di Surabaya dan Jakarta.

“Kalau saya tidak berani mulai jualan kebab pakai gerobak, semua mimpi saya hanya tinggal mimpi,” tukasnya.

Hendy mengaku tidak ada yang berubah secara drastis sejak dirinya didaulat sebagai pengusaha kebab sukses. Salah satu buktinya, dari dulu sampai sekarang, dia selalu makan tempe penyet yang ada dipinggiran jalan Kota Surabaya. Soal harga atau model pakaian, dia tak mau neko-neko. Baju kemeja dan celana jins yang dikenakannya sehari-hari, rata-rata harganya 200-500 ribu. Bahkan, tas jinjingnya yang berisi berkas-berkas penting menyangkut kontrak kerja merupakan tas gratisan saat mengikuti seminar di Surabaya.

Hendy tak memungkiri jika selama ini rutin jalan-jalan ke mal bersama istri dan ketiga anaknya. Namun, dia tidak bermaksud memanjakan atau Hendy Bareng Keluargamengajarkan sikap hidup konsumtif kepada keluarganya. Hendy mengaku, selain makan bersama untuk mengakrabkan anggota keluarga, pergi ke pusat perbelanjaan paling-paling hanya melihat tren fashion untuk diterapkan ke bisnisnya. Misalnya untuk desain pakaian karyawan dan outlet.

“Kalau anak saya tiba-tiba minta sesuatu (mainan) baru, tidak langsung saya penuhi. Saya jelaskan dulu plus minus mainan itu. Terus, saya meminta kepada anak saya  untuk berbuat sesuatu. Istilahnya dia diuji dulu. Jika lulus, baru saya berikan hadiah berupa sesuatu (mainan) baru yang dimauinya itu. Itulah salah satu cara saya dalam mendidik anak. Saya ingin mengajarkan hidup dalam kesederhanaan,” terang remaja yang menjadi duta Wirausaha Muda Mandiri bersama aktris Dian Sastrowardoyo dan Artika Sari Devi itu.

Gaya hidup Hendy sepertinya agak berbeda dengan kebanyakan para pengusaha. Umpamanya, dia lebih senang mendonasikan keuntungan usahanya ke delapan yayasan yatim piatu ketimbang dipakai untuk berfoya-foya (dugem, clubbing atau sejenisnya). Liburan pun lebih memilih ke tempat wisata yang alami, seperti pantai dan hutan, yang tidak perlu budjet besar. Begitu pula soal kendaraan. Mobilnya yang nongkrong di garasi rumahnya bisa dihitung dengan jari tangan. Namun yang membuatnya mudah dikenali ketika sedang berada dijalan ialah mobil Nissan X-Trail pribadinya bernomor polisi K 38 AB (baca KEBAB). Pelat nomor mobil itu seharga Rp 16 juta.

“Dulu saya sempat punya motor Harley Davidson. Ceritanya teman saya sedang butuh uang, lalu dia menjualnya ke saya. Tapi sekarang motor itu sudah saya lepas (jual),” tuturnya.

Kini, selain mengelola usaha, aktivitas Hendy bertambah dengan menjadi pembicara di berbagai ajang maupun seminar, baik untuk kalangan kampus, corporate maupun komunitas. Kesuksesannya dalam menjalankan roda bisnis disadari berkat dukungan penuh dari istri, anak-anak, orang tua, dan orang terdekat lainnya. Bagi Hendy, keluarga seperti danau yang memberikan ketenangan dan inspirasi. Di saat pekerjaan menumpuk dan semua hampir mendekati deadline, hanya kepada keluarga dia dapat menemukan ketenangan dan motivasi baru. Support moril dan spirituil mereka sangat berarti.

“Setelah saya berhasil, orang tua —ibu (guru) dan bapak (karyawan swasta)—malah ingin ikut-ikutan berbisnis,” celetuknya seraya melempar tawa. (tulisan ini dimuat di Majalah SYABAKAH edisi Agustus 2009)

02 Hendy S

BIODATA

Nama  : HENDY SETIONO

TTL  : Surabaya, 30 Maret 1983

Ayah  : Ir. H. Bambang Sudiono

Ibu  : Endah Setijowati

Istri  : Nilamsari

Anak  :

1. Rafi Darmawan

2. Reva Audrey Zahifa

3. Ready Enterprise

Pendidikan :

– SMA Negeri 5 Surabaya

– Semester 4 (DO) Fakultas Teknik Informatika Institut Tekhnologi Sepuluh November Surabaya (ITS)

Jabatan  :

– Pendiri dan Presiden Direktur PT Baba Rafi Indonesia

– Wakil Ketua Komite Tetap Pengembangan Kewirausahaan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN)

Penghargaan :

a. Special Achievement Go International 2008 dan Indonesia Franchisor of The Year 2008 dalam ajang Indonesia Franchise Award

b. Best Most Promosing Entrepreneurship Award 2008 versi APEA Asia Pasific

c. Inspirator “Sound of Change” versi A-Mild Live Soundrenalin 2007

d. Best Franchise 2007 Category of Food & Beverages versi Majalah Pengusaha

e. Best Achievement at Young Entrepreneurs Award 2007 versi Bisnis Indonesia

f. Achievement Man of The Year 2007 versi Profesi Indonesia

g. Terbaik I Wirausaha Muda Mandiri 2007 versi Bank Mandiri

h. Indonesian Best Entrepreneur 2007 versi IPA

i. Jawara Entrepreneur 2007 versi KONTAN

j. The Indonesian Small Medium Business Entrepreneur Award (ISMBEA) 2006 versi Wirausaha dan Keuangan

k. Entreprise 50 (The Hottest Entrepreneur) 2006 versi SWA Network

l. 10 Tokoh Pilihan yang Merubah Indonesia Tahun 2006 versi Majalah Tempo

m. Asia’s Best Entrepreneur Under 25 Years versi Business Week Asia Magazine, 2006

n. Citra Pengusaha Berprestasi Indonesia Abad 21 versi Profesi Indonesia

o. Asian Young Leaders Climate Forum versi British Council

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s