Arsip untuk ‘kisah nyata’ Kategori

Sugandi, Tak Menyesal Jadi Petani

Pewawancara & Penulis Lukman Hakim Zuhdi Sugandi (62), itulah nama lengkapnya. Warga Kampung Muara Jaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, itu punya masa lalu yang indah. Dulu, sebelum tahun 1985, ia dikenal sebagai pembuat layang-layang yang hebat. Dalam seminggu, Sugandi yang dibantu keluarganya dapat memproduksi sekitar 2.000 buah layang-layang. Hasil kreasi tangannya itu diminati banyak orang, [...]

Continue reading »

Iwan Ridwan, Inspirator dari Kampung Selaawi

Pewawancara & Penulis Lukman Hakim Zuhdi Iwan Ridwan (43) bukan warga kelahiran Kampung Selaawi, Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Bapaknya berasal dari Kalimantan, sementara ibunya dari Bogor. Sejak kecil hingga dewasa, Iwan merantau ke Jakarta bersama orang tuanya. “Biasa, kayak orang-orang, mo ngadu nasib,” cetus Iwan. Di Jakarta, Iwan beberapa kali ganti profesi. Penjual [...]

Continue reading »

Siti Zubaidah: Bangkit Dari Kandang Kambing

Pewawancara & Penulis Lukman Hakim Zuhdi Suatu hari, Zubaidah (34) diusir dari kontrakan lantaran tak sanggup membayar uang sewa. Ia bingung, isi dompetnya kosong. Seorang temannya lalu menawarkan tempat gratis. Wajah Zubaidah yang semula ceria seketika mengkerut. ”Kok tega banget, yah. Masa saya suruh tinggal di kandang kambing yang lama tak terpakai. Di sekelilingnya banyak [...]

Continue reading »

Catu: Bertahan Dengan Temulawak

Pewawancara & Penulis Lukman Hakim Zuhdi Nama asli Catu (54), tanpa imbuhan nama depan atau belakangnya. Dulu, orang tuanya berharap, dengan pemberian nama yang mudah diingat dan dilafalkan itu, perjalanan hidup anaknya akan selalu dinaungi kemujuran. “Kata orang tua saya, catu artinya untung,” kata Catu, pemilik usaha minuman sehat tradisional Cap Putri Kencana yang memproduksi [...]

Continue reading »

Asbun Alfiali: Dunia Abun Dunia Anak-anak

Pewawancara & Penulis Lukman Hakim Zuhdi Pedagang itu tidak boleh marah, begitu pesan Asbun Alfiali (42). Asbun tak asal ucap. Pria yang karib disapa Abun itu punya dasarnya, termasuk berangkat dari pengalaman pribadinya sewaktu jual es kueh. Begini ceritanya. Hari itu Abun dagang es kueh di sebelah gerbang sekolah. Beberapa menit setelah bel istirahat dibunyikan, [...]

Continue reading »

Surana: “Sampahmu Jadi Tumpuan Hidup Saya”

Pewawancara & Penulis Lukman Hakim Zuhdi Siapa sangka, seorang tukang sampah bernama Surana (64), dapat menyekolahkan dua anaknya hingga jenjang perguruan tinggi. Di usia yang seharusnya pensiun dan menikmati hidup, ia justru masih berjikabu dengan bau sampah. “Kalau saya berhenti kerja, emang orang lain mau ngasih makan keluarga saya, heh?!,” katanya dengan suara meninggi. Tiap [...]

Continue reading »

Tangis Farda Tak Kunjung Berhenti

Pewawancara & Penulis Lukman Hakim Zuhdi Awal 2007. Bambang, suami Farda, masuk Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta. Ia menderita talasemia dan komplikasi. Perut membesar, mata dan sekujur badan kuning, serta muntah darah. Talasemia merupakan penyakit kelainan darah yang ditandai dengan berkurang atau ketiadaan produksi dari hemoglobin normal. Dulu, Bambang bekerja di perusahaan minuman berenergi. [...]

Continue reading »

Asep Hermawan: Pelopor Pembuat Pupuk Organik di Kampung Bojong Menteng

Pewawancara & Penulis Lukman Hakim Zuhdi Setelah tidak bisa masuk perguruan tinggi lantaran kendala biaya, Asep Hermawan (35) memilih mengajar di Madrasah Ibtidaiyah (MI). “Honor saya lima ribu rupiah sebulan. Itu pun diberinya setahun sekali (dirapel),” ujarnya santai. Penghasilan minim sebagai guru honorer tak menyurutkan niat Asep menyunting Heni Suhaeni (27). Asep bersama istrinya hidup [...]

Continue reading »

Juwita Menangis Lantaran Kesakitan… (Kisah Ibu Tiri yang Baik Hati)

Pewawancara & Penulis Lukman Hakim Zuhdi Malang benar nasib Juwita (2). Proses kelahirannya yang dibantu paraji, memang normal tanpa masalah. Hanya saja, dua minggu setelah lahir, orang tuanya baru mengetahui kalau kondisi bocah itu tidak punya anus (ilmu kedokteran menyebutnya atresia ani). Orang tua mana yang tidak sedih melihat buah hatinya setiap buang air besar [...]

Continue reading »

Zakaria: ”Tolong Jangan Jauhi Saya…”

Pewawancara & Penulis Lukman Hakim Zuhdi Gara-gara dicakar tikus kecil, wajah Zakaria (46) rusak tak karuan. Jaja – panggilan Zakaria—tak menyangka jika kini mata, pipi, hidung, gigi, dan bibirnya hilang. Bola mata kanannya telah diambil. Lubang tempat matanya ditutup rapat dengan kulit daging perut. Saat berumur 6 tahun, dipipi kiri Jaja tiba-tiba muncul benjolan agak [...]

Continue reading »

Umiyati: Tak Mau Menyerah Pada Keadaan

Pewawancara & Penulis Lukman Hakim Zuhdi HISTERIS BERANDAL. Tulisan itu tertera jelas di dinding anyaman bambu tanpa cat tempat tinggal Umiyati (60). Mak U’um –begitu para tetangga biasa memanggil Umiyati—bukanlah berandal, pengemis atau gelandangan. Perempuan asal Garut, Jawa Barat, itu hanya potret rakyat kecil yang tengah berjuang menghadapi kerasnya hidup. Ia ingin membuktikan bahwa dirinya [...]

Continue reading »

Natirah Ratnasari: Bertahan Hidup Dengan Caranya Sendiri

Pewawancara & Penulis Lukman Hakim Zuhdi Masih terekam jelas kejadian empat tahun lalu dalam memori Natirah Ratnasari (40). Ketika itu, tanpa ada angin puting beliung atau hujan badai, tiba-tiba saja Natirah ditinggal suaminya (dicerai). Menurut kabar yang diterima Natirah, suaminya menikah lagi dengan perempuan lain, yang usianya lebih muda. Kontan saja hati Natirah remuk. Ia [...]

Continue reading »

Awaluddin; Balasannya Bukan Cuma Dua Kali Lipat

Pewawancara & Penulis Lukman Hakim Zuhdi Kisah ini bermula pada Januari 2007. Saat itu Awaluddin (kini berusia 38 tahun) melamar kerja di sebuah perusahaan ternama. Berbekal kepercayaan diri dan berkas-berkas yang disusun rapi di dalam map, ia menemui bagian personalia (HRD). Tanpa disangka, kepala personalia di perusahaan itu teman sekolahnya ketika SMP. Awaluddin kaget tak [...]

Continue reading »

Riri Yandipinta; Tak Perlu Ragu Ketika Bersedekah

Pewawancara & Penulis Lukman Hakim Zuhdi Segala sesuatu pasti ada waktunya. Biar pun kita berkali-kali meminta kepada Allah SWT agar setiap hajat (kebutuhan) kita dikabulkan, namun jika belum saatnya tiba, maka kita tidak bisa mendapatkannya. Yang jelas, kita tidak mungkin memaksa Allah SWT untuk menuruti kemauan-kemauan kita. Hal tersebut yang sangat disadari betul oleh Riri [...]

Continue reading »

Fitri Barokah; Sedekah Membuat ‘Hadiah’ Semakin Meningkat

Pewawancara & penulis Lukman Hakim Zuhdi Akhir tahun 2007 menjadi moment yang mungkin tidak bisa dilupakan oleh Fitri Barokah (30). Perempuan yang tinggal bersama keluarganya di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, itu tak menyangka akan mengalami keguguran dan pendarahan hebat. Calon janin yang dikandungnya terpaksa harus keluar pada waktu yang belum diharapkan. “Ketika itu [...]

Continue reading »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.