Pupuk Zeonic, Pupuk Organik untuk Hasil Tanaman Terbaik

Penulis Lukman Hakim Zuhdi

Sembarang dalam memilih dan mempergunakan pupuk, bisa membuat hasil tanaman Anda buruk. Karena itu, prinsip teliti sebelum membeli mesti diterapkan.

Pupuk merupakan salah satu faktor keberhasilan panen, di samping beberapa faktor lain seperti bibit (genetic factor), lingkungan (curah hujan, intensitas sinar matahari, temperatur, dan angin), kondisi tanah (kesuburan, PH), hama, dan penyakit. Pupuk yang terbagi dua, yakni organik maupun anorganik, adalah sumber hara (makanan atau bahan baku) yang sangat menentukan kinerja tanaman sebagai besin biologis (pabrik) agar dapat berproduksi secara optimal.

Para petani dan pecinta tanaman di Indonesia banyak yang menggunakan pupuk untuk menyuburkan tanamannya. Peluang tersebut yang dimanfaatkan PT Sri Mulya Jaya, dengan mengeluarkan tiga produk pupuk organik andalan, yakni Zeonic Poskha, Zeonic Kanada NKCL Plus, dan C-SP 3-6. Menurut Komisaris Utama PT Sri Mulya Jaya Saprudin, pupuk Zeonic Poskha dapat berfungsi ganda, yaitu unsur hara yang terkandung dalam NPK organik dapat  digunakan oleh berbagai tanaman sebagai sumber nutrisi.

“Bahan aditifnya selain berfungsi  untuk mengontrol pelepasan hara, juga bersifat sebagai pembenah tanah (soil/conditioner) yang berperan mencegah terjadinya pemadatan tanah sekaligus dapat memperbaiki sifat fisik tanah,” kata Saprudin kepada Indonesia Monitor.

Saprudin menjelaskan, pupuk Zeonic Poskha mengandung NPK, yaitu Nitrogen, Posfor, dan Kalium. Nitrogen ± 15 persen sangat diperlukan tanaman untuk pembentukan atau pertumbuhan bagian-bagian vegetatif, seperti tunas, anakan, daun, batang, dan akar. Posfor ± 15 persen sangat penting dalam pembelahan sel dan perkembangan meristem. Sehingga posfor dapat merangsang pertumbuhan akan dan tanaman muda, mempercepat pembuangan dan pamasakan buah, biji, gabah serta sebagai penyusun lemak dan protein.

“Sedangkan Kalium ± 15 persen penting dalam setiap proses metabolisme dan fotosintesis. Oleh karena itu, Kalium berperan membantu pembentukan protein dan karbohidrat, mengeraskan jerami dan bagian kayu, meningkatkan resistensi terhadap penyakit serta meningkatkan kualitas buah-buahan,” lanjutnya meyakinkan.

Selain NPK, Zeonic Poskha mengandung Sulfur ± 15 persen yang diperlukan untuk pembentukan pertumbuhan awal dari tanaman muda serta sangat penting bagi tanaman penghasil, seperti minyak, daun, buah, batang, kayu, dan biji. Atas dasar semua keunggulan itu, kata Saprudin, Zeonic Poskha cocok untuk segala jenis tanaman dan dapat membantu memperbaiki tekstur tanah serta struktur tanah. Lebih dari itu, penggunaannya aman bagi lingkungan.

Terkait Zeonic Kanada NKCL Plus, Saprudin mengatakan, jenis pupuk ini berbentuk butiran kecil seperti pasir halus yang terdiri atas campuran butiran berwarna putih dan coklat kemerahan. Zeonic Kanada NKCL Plus mengandung unsur hara makro primer dan sekunder (kalium, magnesium, sulfur, dan kalsium), unsur hara mikro (natrium, klorida) dan unsur pembenah tanah (soil conditioner). Sehingga dengan mudah akar melakukan unsur hara untuk menyuburkan tanaman.

Dari aspek kegunaan bagi tanaman, Zeonic Kanada NKCL Plus mempunyai berbagai keunggulan. Pertama, meningkatkan produksi dengan cara menaikan kadar pati, minyak, dan protein pada tanaman biji-bijian, buah-buahan dan umbi-umbian. Kedua, memperkuat tegaknya batang, menambah daya terhadap hama, penyakit serta meningkatkan kualit hasil produksi. Ketiga, sebagai regulator dalam penyerapan unsur lain. Keempat, sebagai aktifator berbagai jenis enzim tanaman. Kelima, membantu menetralisir pH tanah.

“Pupuk ini cocok untuk tanaman musiman seperti padi sawah, padi gogo, jagung, kedelai, bawang, kentang, tomat, kacang tanah, dan cabe. Untuk tanaman tahunan seperti cengkeh, lada, kelapa sawit, cokelat, kopi, mangga, karet, dan tebu, juga bagus. Yang penting cara pemupukannya tepat dan berimbang,” tukasnya.

Sedangkan tipe pupuk organik C-SP 3-6, sambung Saprudin, pupuk ini merupakan campuran antara Zeolite plus fospat untuk memenuhi kebutuhan tanaman akan hara forpor (P2O5). C-SP 3-6 memiliki banyak keistimewaan. Pertama, kandungan hara fospor dalam bentuk P2O5 sebesar 12,30 persen (minimal). Kedua, menetralkan tanah asam sehingga membantu penyerapan oleh akar. Ketiga, mendorong pertumbuhan akar lebih awal. Keempat, meningkatkan kualitas atau mutu hasil panen dengan memperbaiki warna, aroma, rasa, besar umbi serta lebih kesat. Kelima, memperbaiki kekokohan tanaman. Keenam, mengurangi penyerapan racun.

Saprudin mengingatkan, untuk tanaman semusim seperti padi, jagung, dan kedelai, pupuk C-SP 3-6 sebaiknya digunakan sebagai pupuk dasar. Sementara untuk tanaman tahunan, pupuk ini diberikan pada saat akhir musim hujan. Untuk pemakaian dengan hasil terbaik, tergantung pada kondisi lingkungan setempat. Misalnya kondisi tanah asam dengan pengairan baik dan pola tanam serempak, maka akan diperoleh hasil terbaik, dengan cara pemupukan dilakukan tiga tahap.

“Tahap satu, 10-15 hari setelah tanam. Tahap dua, 28-35 hari setelah tanam. Tahap tiga, 40 hari setelah tanam. Terpenting dosisnya mesti tepat, jika ingin ditambahkan dengan pupuk lainnya. Barangkali yang perlu diketahui pula bahwa semua produk pupuk kami telah terdaftar di Departemen Pertanian dan HAKI. Jadi, dijamin berkualitas dan aman untuk dipergunakan,” cetus Saprudin sambil berpromosi. (Tulisan ini dimuat di Tabloid INDONESIA MONITOR, Edisi 85 Tahun II, 17-23 Februari 2010, halaman 31)

About these ads

6 pemikiran pada “Pupuk Zeonic, Pupuk Organik untuk Hasil Tanaman Terbaik

  1. pupuk apa yang bisah meningkatkan hasil panen kacang tanah dilahan yang kering dan pegunungan . demikian juga pada padik , racun yang bisah membasmi hama ulat . pupuk apa yang cocok untuk daerah yang lokasinya kering ??????? TERIMA KASIH

  2. Apa pupuk padi yang paling baik untuk padi di musim tanam ke dua setelah tanam pertama???? saya tunggu informasi lebih lanjutnya. dan apakah di daerah jawa timur khususnya jombang sudah tersediah pupuk “ZEONIC”..??????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s